HTML (Hypertext Markup Language)
A. Tujuan :
- Mengenal dan mengetahui tenang pemrograman berbasis HTML
- Memahami dan mengetahui struktur dan fitur-fitur HTML
- Mahasiswa mampu menuliskan kode-kode HTML
- Memahami tentang pembuatan dan fungsi form.
B. Dasar Teori
HTML adalah (Hipertext Markup Language) sebuah bahasa standar yang digunakan oleh browser untuk membuat halaman dan dokumen pada sebuah Web yang kemudian dapat diakses dan dibaca layaknya sebuah artikel. HTML juga dapat digunakan sebagai link-link antara file-file dalam situs atau dalam komputer dengan menggunakan localhost, atau link yang menghubungkan antar situs dalam dunia internet.
Standar minimun elemen HTML adalah :
- Document Type Declaration (DTD)
- Head
Body
DTD
Sebagai standar versi dokumen W3C yaitu suatu deklarasi yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis dokumen HTML yang digunakan sehingga browser dapat menentukan bagaimana memperlakukan kode tersebut.
Contoh DTD pada HTML vrsi 4:
<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN"
http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd >
Meta Dokumen
Elemen meta sebagai identitas dari halaman web yang biasa terdiri dari owner, keyword, layout, ataupun inisialisasi proses seperti refresh.
Contoh:
- <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html;charset=UTF-8"/>
- <meta name="kewords" content="blog, web development, indonesia, html, css"/>
- <meta name="description" content="Tentang dasar-dasar HTML"/>
Keterangan tag-tag lainnya dapat dilihat pada tabel 1 dibawah.
Pada perkembangannya versi HTML yang dimulai dipakai saat ini adalah HTML5 (HTML Versi 5) yang merupakan standar baru pada pemrograman web berbasis HTML. HTML5 menawarkan fitur baru dan kemudahan penggunaan tag-tag html. HTML5 menggantikan versi HTML sebelumnya, HTML 4.01 yang diperkenalkan pada 1999. Sejak saat itu, telah terjadi banyak perubahan pada web. Walaupun HTML5 masih dalam tahap pengembangan, namun browser-browser modern sudah banyak yang mendukung standar HTML baru ini. Untuk tag-tag html versi sebelumnya masih dipakai di modul ini.
Fitur Baru HTML5
HTML5 menawarkan banyak fitur yang menarik. Berikut ini adalah beberapa fitur HTML5 yang cukup menarik.
- Tag <canvas> untuk menggambar 2D
- Tag <video> dan <audio> untuk media playback
- Mendukung penyimpanan lokal
- Tag khusus, <article>, <footer>, <header>, <nav>, <section>
Kontrol baru pada form, seperti kalender, tanggal, waktu, email, url, an search
Tabel 3. Tag-tag dalam HTML5
|
Tag
|
Deskripsi
|
|
<!-..->
|
Mendefinisikan komentar
|
|
<!DOCTYPE>
|
Mendefinisikan jenis document
|
|
<a>
|
Mendefinisikan hyperlink
|
|
<area>
|
Mendefinisikan area
|
|
<article>*
|
Mendefinisikan article
|
|
<aside>*
|
Mendefinisikan content selain content halaman
|
|
<audio>*
|
Mendefinisikan audio
|
|
<b>
|
Mendefinisikan teks tebal
|
|
<body>
|
Mendefinisikan elemen body
|
|
<br>
|
Mendefinisikan baris baru
|
|
<button>
|
Mendefinisikan document button/tombol
|
|
<canvas>*
|
Mendefinisikan document grafis
|
|
<caption>
|
Mendefinisikan document table caption
|
|
<col>
|
Mendefinisikan atribut untuk kolom table
|
|
<colgroup>
|
Mendefinisikan kolom table
|
|
<command>*
|
Mendefinisikan perintah tombol
|
|
<datalist>*
|
Mendefinisikan dropdown list
|
|
<dd>
|
Mendefinisikan definisi deskripsi
|
|
<del>
|
mendefinisikan teks yang di hapus
|
|
<details>*
|
Mendefinisikan suatau elemen
|
|
<dialog>*
|
Mendefinisikan dialog (converstation)
|
|
<div>
|
Mendefinisikan bagian dalam suatu
Document
|
|
<dl>
|
Mendefinisikan daftar
|
|
<dt>
|
Mendefinisikan istilah
|
|
<cm>
|
Mendefinisikan text rapat
|
|
<embed>*
|
Mendefinisikan external content
|
|
<fieldset>
|
Mendefinisikan fieldset
|
|
<figure>*
|
Mendefinisikan isi media, dan
Keterangan
|
|
<footer>*
|
Mendefinisikan bagian footer
|
|
<form>
|
Mendefinisikan formulir
|
|
<h1> ampai <h6>
|
Mendefinisikan header
|
|
<head>
|
Mendefinisikan informasi tentang
Document
|
|
<header>*
|
Mendefinisikan sebuah header
untuk bagian suatu halaman
|
|
<hgroup>*
|
Mendefinisikan informasi tentang
bagian sebuah document
|
|
<hr>
|
Mendefinisikan garis horizontal
|
|
<html>
|
Mendefinisikan document html
|
|
<i>
|
Mendefinisikan text italic
|
|
<iframe>
|
Mendefinisikan inline sub frame
|
|
<img>
|
Mendefinisikan gambar
|
|
<input>
|
Medefinisikan input
|
|
<keygen>*
|
Mendefinisikan sebuah kunci yang
dihasilkan dalam bentuk
|
|
<label>
|
Mendefinisikan label untuk form
|
|
<legend>
|
Mendefinisikan judul di fieldset
|
|
<li>
|
Mendefinisikan list
|
|
<link>
|
Mendefinisikan refrensi sumber
|
|
<map>
|
Mendefinisikan peta gambar
|
|
<mark>*
|
Medefinisikan text yang ditandai
|
|
<menu>
|
Mendefinisikan daftar menu
|
|
<meta>
|
Mendefinisikan meta information
|
|
<meter>*
|
Mendefinisikan ukuran yang sudah
di tetapkan
|
|
<nav>*
|
Mendefinisikan navigation link
|
|
<noscript>
|
Mendefiisikan bagian noscript
|
|
<object>
|
Mendefinisikan sebuah object
|
|
<ol>
|
Mendefiisikan daftar angka
|
|
<optgroup>
|
Mendefinisikan grup pilihan
|
|
<option>
|
Mendefinisikan drop-down option
|
|
<output>*
|
Mendefinisikan beberapa jenis
Output
|
|
<p>
|
Mendefinisikan paragraph
|
|
<pre>
|
Mendefinisikan text ke format awal
|
|
<progress>*
|
Mendefinisikan kemajuan suatu
tugas apapun
|
|
<rp>*
|
Digunakan untuk menentukan
apakah browser mendukung ruby
|
|
<rt>*
|
Menjelaskan tentang penggunaan
Ruby
|
|
<ruby>*
|
Mendefinisikan ruby annotations
|
|
<script>
|
Mendefinisikan script
|
|
<section>*
|
Mendefinisikan section
|
|
<select>
|
Mendefinisikan selectable list
|
|
<small>
|
Mendefinisikan text kecil
|
|
<source>*
|
Mendefinisikan section
|
|
<span>
|
Mendefinisikan bagian dalam
sebuah document
|
|
<strong>
|
Mendefinisikan text paket/tabel
|
|
<style>
|
Mendefinisikan style untuk css
|
|
<sub>
|
Mendifinisikan subscripted text
lawan pangkat
|
|
<sup>
|
Mendefinisikan superscripted text
Pangkat
|
|
<table>
|
Mendefinisikan table
|
|
<tbody>
|
Mendefinisikan table body
|
|
<td>
|
Mendefinisikan table cell
|
|
<textarea>
|
Mendefinisikan text area
|
|
<tfoot>
|
Mendefinisikan table footer
|
|
<th>
|
Mendefinisikan table header
|
|
<thead>
|
Mendefinisikan table header
|
|
<time>*
|
Mendefinisikan date/time
|
|
<title>
|
Mendefinisikan judul document
|
|
<tr>
|
Mendefinisikan baris table
|
|
<ul>
|
Mendefinisikan daftar
|
|
<video>*
|
Mendefinisikan video
|
Keterangan : Yang betanda (*) adalah tag baru yang tidak ada di html 4 Dari
tabel tag-tag html diatas kita tidak perlu menghafal semua, karena pada
pengaplikasiannya tidak semua tag dipakai.
CSS (Cascading Style Sheet)
A. Tujuan
- Mahasiswa mampu membuat style sheet pada dokumen HTML
- Mahasiswa memahami aturan penulisan pada CSS
- Mahasiswa Mampu membuat layout website dengan CSS
B. Dasar Teori
Cascading Style Sheet (CSS) merupakan aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS bukan merupakan bahasa pemograman. Sama halnya styles dalam aplikasi pengolahan kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa style, misalnya heading, subbab, bodytext, footer, images, dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa berkas (file). Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML. CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna bagian tubuh pada teks, warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan parameter lainnya. CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokumen. Dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda.
Sejarah CSS
Nama CSS didapat dari fakta bahwa setiap deklarasi style yang berbeda dapat diletakkan secara berurutan, yang kemudian membentuk hubungan ayah-anak (parent- child) pada setiap style. CSS sendiri merupakan sebuah teknologi internet yang direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium atau W3C pada tahun 1996. Setelah CSS distandarisasikan, Internet Explorer dan Netscape melepas browser terbaru mereka yang telah sesuai atau paling tidak hampir mendekati dengan standar CSS.
Versi
Untuk saat ini terdapat tiga versi CSS, yaitu CSS1, CSS2, dan CSS3. CSS1 dikembangkan berpusat pada pemformatan dokumen HTML, CSS2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap format dokumen agar bisa ditampilkan di printer, sedangkan CSS3 adalah versi terbaru dari CSS yang mampu melakukan banyak hal dalam desain website. CSS3 mendukung penentuan posisi konten, downloadable, huruf font, tampilan pada tabel /table layout dan media tipe untuk printer. Kehadiran versi CSS yang ketiga diharapkan lebih baik dari versi pertama dan kedua.
Penulisan
Saat masuk pada bagian CSS, sering dijumpai kode sebagai berikut:

Bagian pertama sebelum tanda '{}' dinamakan selector, sedangkan yang diapit oleh '{}' disebut declaration yang terdiri dari dua unsur, yaitu property dan value. Selector dala pernyataan di atas adalah h1, sedangkan color adalah property, dan #0789de adalah value. Selain itu ada tiga metode penulisan CSS atribut, yaitu :
Inline Style Sheet
CSS didefinisikan langsung pada tag HTML yang bersangkutan. Cara penulisannya cukup dengan menambahkan atribut style="…" dalam tag HTML tersebut. Style hanya akan berlaku pada tag yang bersangkutan, dan tidak akan memengaruhi tag HTML yang lain.
Embedded Style Sheet
CSS didefinisikan terlebih dahulu dalam tag <style> … </style> di atas tag <body>. Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan digunakan untuk tag-tag HTML, yang selanjutnya dapat digunakan oleh tag HTML yang bersangkutan.
External Style Sheet
Menempatkan aturan CSS secara terpisah, style sheet external terhubung dengan dokumen melalui elemen head File style sheet text disimpan menggunakan ekstensi .css.
Syntax CSS
Syntax pada CSS terdiri dari tiga bagian, yaitu selector, property dan value.
Bagian selector untuk menentukan pada elemen/tag HTML apa style tersebut diterapkan. Selector dapat berupa nama id elemen atau nama class. Property dapat diisi dengan jenis warna, ukuran, perataan margin dll, sedangkan value diisi dengan nilai dari property nya, misalnya red untuk warna dll. Setiap akhir penulisan property dan value diakhiri dengan tanda titik koma (semicolon). Tanda ini juga digunakan sebagai pemisah antar satu property dengan property lain.
Jika value lebih dari sebuah kata, maka harus diapit dengan tanda kutip ganda diantara value:
Jika Anda ingin menetapkan lebih dari satu property, maka property harus dipisahkan dengan titik koma (semicolon). Berikut ini adalah contoh yang menampilkan pendefinisian elemen paragraph agar rata tengah serta warna text nya adalah merah:
Agar definisi style lebih mudah dibaca, maka kita dapat menuliskannya dengan bentuk berikut:
Groupping
Kita dapat mengelompokkan selector, pisahkan tiap selector dengan sebuah koma.
Berikut ini adalah contoh pengelompokkan element header yang memiliki style warna text yang sama:
Dengan menggunakan class selector, kita dapat mendefinisikan style yang berbeda untuk elemen HTML yang sama. Secara umum syntax style untuk class adalah sebagai berikut
.namaKelas{
Propertyl: valuel;
Property2: value2;
.
.
}
Misalnya kita ingin mendefinisikan dua buah tipe paragraph yaitu paragraph dengan rata kanan, sedang yang lainnya adalah rata tengah. Berikut bentuk penulisannya:
Dalam dokumen HTML kita harus menambahkan attribut class:
Pada contoh dibawah ini, semua elemen HTML dengan class="center", akan menjadikan rata tengah

Pada dokumen HTML dibawah, elemen hl dan elemen p menggunakan class "center", artinya kedua elemen tersebut akan mengikuti aturan pada selector "center":
Id Selector
Kita juga dapat mendefinisikan style dengan menggunakan id selector. Id selector didefiniskan dengan menggunakan karakter #. Berikut adalah contoh penggunaan id
selector:
Aturan style dibawah ini akan diterapkan pada elemen p yang menggunakan id dengan
Komentar pada CSS
Komentar digunakan untuk menjelaskan baris kode Anda, sehingga dapat membantu juga suatu hari nanti Anda akan melakukan pengeditan terhadap source code. Sebuah komentar akan diabaikan oleh browser. Komentar pada CSS dimulai dengan dengan
JAVASCRIPT
A. Tujuan :
- Memahami tentang struktur javascript.
- Memahami tentang pemrograman di javascript.
- Memahami tentang pemakaian object dan form.
B. Dasar Teori
Javascript adalah bahasa scrip yang ditempel pada kode HTML dan diproses disisi klient. Dengan adanya bahasa ini, kemampuan HTML menjadi semakin luas. Contoh : untuk menvalidasi masukan pada formulir sebelum formulir dikirim ke server. Javascript bukan bahasa java dan merupakan dua bahasa yang berbeda. Javascript diimplementasikan oleh klient, sedang java dikompikasi oleh program dan hasil kompilasinya dijalankan oleh clien.
Struktur Javascript
<script language="javascript">
<!-
Penulisan javascript kode
//->
</script>
Keterangan :
Kode <!--//--> umumnya disertakan dengan tujuan agar sekiranya browser tidak mengenali javascript maka browser akan memperlakukannya sebagai komentar sehingga tidak di tampilkan dijendela browser. Javascript sebagai bahasa berorientasikan objek properti
adalah atribut dari sebuah objek. Contoh: objek mobil mempunyai properti warna mobil. Penulisan:
nama_objek.nama_properti=nilai window.defaultstatus="selamat belajar javascript" metode adalah sekumpulan kode yang digunakn untuk melakukan sesuatu tindakan terhadap objek. Penulisannya:
nama_objek.nama_method(parameter)
document.write("hallo")
Letak javascript dalam HTML
Skrip javascript dalam dokumen HTML dapat diletakkan pada:
Tabel 4. Aritmatic operator
|
Operator
|
Description
|
Example
|
Result
|
|
+
|
Penjumlahan
|
X=2
Y=2
X+y
|
4
|
|
-
|
Pengurangan
|
X=5
Y=2
X-y
|
3
|
|
*
|
Perkalian
|
X=5
Y=3
X*y
|
20
|
|
/
|
Pembagian
|
15/5
5/2
|
3
2.5
|
|
%
|
Modulus
|
5%2
10%8
10%2
|
1
2
0
|
|
++
|
Penaikan
|
X=5
X++
|
X=6
|
|
--
|
Penurunan
|
X=5
X--
|
X=4
|
Tabel 5. Assigment operator
|
Operator
|
Description
|
Example
|
Result
|
|
=
|
Pemberian nilai
|
X=y
|
X=y
|
|
+=
|
Penambahan bilangan
|
X+=y
|
X=x+y
|
|
-=
|
Pengurangan bilangan
|
x-=y
|
X=x-y
|
|
*=
|
Pengalian bilangan
|
X*=y
|
X=x*y
|
|
/=
|
Pembagian bilangan
|
x/=y
|
X=x/y
|
|
%=
|
Perolehan sisa bagi
|
X%=y
|
X=x%y
|
Tabel 6. Comparisson Operators
|
Operator
|
Description
|
Example
|
|
==
|
Kesamaan
|
5==8 return false
|
|
===
|
Is equel to (checks for both value and type)
|
X=5
X=”5”
X==y return false
X===y return false
|
|
!=
|
Ketidaksamaan
|
5!=8 return true
|
|
>
|
Lebih dari
|
5>8 return false
|
|
<
|
Kurang dari
|
5<8 return true
|
|
>=
|
Lebih besar atau sama dengan
|
5>=8 return false
|
|
<=
|
Lebih kecil atau sama dengan
|
5<=8 return true
|
Tabel 7. Logical Operator
|
Operator
|
Description
|
Example
|
|
&&
|
And
|
X=6
Y=3
(x<10&&y>1) return true
|
|
||
|
Or
|
X=6
Y=3
(x= =5||y= =5) return false
|
|
!
|
Not
|
X=6
Y=3
!(x= =y) return true
|
PHP
A. Tujuan
- Mengenalkan kepada mahasiswa tentang pemrograman PHP
- Mahasiswa mampu memahami Instalasi Apache dan PHP.
- Memahami tentang struktur kontrol.
Mahasiswa dapat membuat halaman web dengan menggunakan script HTML dan PHP
B. Dasar Teori
PHP (Preprocesor Hypertext) adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja berupa HTML. Untuk membedakan perintah HTML dan PHP digunakan tanda <?php
?>
PHP dapat diaplikasikan dengan berbagai macam database, seperti MySQL, PostgreSQL,, Oracle, dan lainnya.
Beberapa script dasar PHP
Menampilkan text
echo "..text …. <br>"
<br> : ganti baris
Variabel
- Untuk membuat variabel diberi tanda dollar ($). Variabel berfungsi untuk menyimpan suatu nilai dan dapat berubah-ubah. Penulisan variable yang benar adalah :
- Karakter pertama tidak boleh berupa angka (harus berupa huruf atau garis bawah)
- Tidak mengandung spasi
- Pemakaian huruf kapital dan huruf kecil dibedakan
Contoh penulisan variable :
$data, $data1, $data_ku
PHP dapat anda Download secara free atau cuma-cuma. Kunjungi saja situs www.php.net, dan download versi terbarunya.
INSTALASI
Instalasi apache :
1. Buka web xampp, download versi 7.4

2. Setelah download lakukan instalasi
3. Klik next sampai Finish
4. Aktifkan Apache dan MySQL, seperti gambar berikut
5. Test koneksi dengan mengetikkan : http:/localhost di Internet Explorer, Mozilla Firefox atau Google Chrome.
6. Buat file baru di dalam folder xampp -> htdocs -> dengan nama phpinfo.php
7. Tuliskan script pada file phpinfo.php sesuai contoh berikut
8. Tes pada web dengan mengetikkan localhost/phpinfo.php

Tag dalam PHP
Banyak cara untuk menyisipkan php dalam script html, ada berbagai macam bentuk tag yang dapat digunakan, antara lain :
a. Cara 1
<?php Menandai awal tag
..........
?> Menandai akhir tag
b. Cara 4
<script language=”php”> Menandai awal tag
........
</script> Menandai akhir tag
Ada kalanya sebagai pemrogram, karena banyaknya kode program atau variable dalam program, perlu menandai atau memberi komentar pada program. Komentar pada program merupakan tulisan pada program yang tidak dieksekusi. Pada PHP, ada 3 macam cara penulisan :
a) /*komentar*/
Tulisan apapun yang berada diantara ‘/*’ dan ‘*/’ akan dianggap sebagai komentar.
Cara seperti ini sangat berguna dan efisien untuk pemberian komentar yang
memakan banyak baris.
b) //komentar
Tulisan di baris yang sama setelah ‘//’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini
berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.
c) #komentar
Sama seperti ‘//’, tulisan di baris yang sama setelah ‘#’ akan dianggap sebagai
komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yanng tak lebih dari
1 baris saja.
C. Instruksi Praktikum
1. Buat direktori kerja / Forder di webserver komputer anda, kalau menggunakan Appserv buat folder di C:\Appserv\www\folder_anda
2. Beri nama direktori kerja anda dengan NIM anda masing-masing
3. Gunakan editor notepad, notepad++ atau editor lainnya
4. Simpan hasil kerja anda dengan ekstensi .php
5. Jalankan skrip yang anda buat dengan cara ketik pada browser localhost/nama_folder_anda/nama_file.php
6. Printscreen setiap percobaan yang anda lakukan dan tampilkan di laporan praktikum.
Array
Array merupakan suatu variabel yang dapat berisi banyak data dalam waktu yang sama.
Pendefinisian Array dapat dibentuk dengan format berikut :
$nama_array = array(elemen_1, …, elemen_n);
Untuk menghitung jumlah elemen array digunakan fungsi count(), dengan format count($nama_array)
Operator
Dalam PHP juga dapat melakukan proses operasi, baik itu penjumlahan, operasi logika, ataupun operasi pembanding. Operator Matematika yang digunakan dalam PHP yaitu :
|
Operator
|
Fungsi
|
Operator
|
Fungsi
|
|
+
|
Penjumlahan
|
-
|
Pengurangan
|
|
*
|
Perkalian
|
/
|
Pembagian
|
|
%
|
Sisa Pembagian
|
++ . --
|
Penaikan, Penurunan
|
Operator Pembanding yang digunakan dalam PHP yaitu:
|
Operator
|
Fungsi
|
Operator
|
Fungsi
|
|
==
|
Sama
dengan
|
<
|
Kurang dari
|
|
>
|
Lebih
dari
|
<=
|
Kurang dari atau sama
dengan
|
|
>=
|
Lebih
dari atau sama dengan
|
!=
, <>
|
Tidak sama dengan
|
Selain itu, operator logika juga dapat digunakan di PHP, antara lain, and(&&), or (||), xor, dan !.
Penulisan Karakter Khusus dengan tanda \ Karakter yang ditulis dengan diawali tanda (\) yaitu:
|
Karakter
|
Keterangan
|
Karakter
|
Keterangan
|
|
\”
|
Tanda
petik ganda
|
\\
|
Tanda backslash
|
|
\$
|
Tanda
$
|
\n
|
Pindah baris
|
|
\t
|
Tab
|
\x00 s.d \xFF
|
Heksadesimal
|
Tipe Data
Tipe data yang dikenal pada pemrograman PHP yaitu:
|
Tipe Data
|
Keterangan
|
|
Integer
|
Tipe data bilangan
bulat
|
|
Double
|
Tipe data bilangan
real
|
|
String
|
Tipe data teks
|
Konversi Tipe Data
Fungsi-fungsi yang digunakan dalam PHP untuk mengkonversikan tipe data ke tipe data yang lain yaitu dengan memberikan fungsi intval, doubleval, dan strval. Atau dengan menggunakan teknik cast, yaitu dengan mengubah tipe ekspresi yang akan dikonversi.
Menampilkan Tanggal dan Waktu
Untuk menampilkan tanggal dan waktu secara update, dapat menggunaka perintah date dengan format sebagai berikut:
|
Format
|
Keterangan
|
|
a, A
|
am atau pm, AM atau PM
|
|
d, D
|
hari/tanggal dalam 2 digit, hari (Sun-Sat)
|
|
F
|
nama bulan (January-December)
|
|
g, G
|
jam (1-12), jam (0-23)
|
|
Z
|
hari dari tahun (0-365)
|
|
y, Y
|
tahun dalam 2 digit, tahun dalam 4 digit
|
|
h,
H
|
jam
(01-12), (00-23)
|
|
I
|
menit
(0-59)
|
|
m,
M
|
nama
bulan (01-12), nama bulan (Jan-Dec)
|
|
S
|
detik
(00-59)
|
|
W
|
hari
(0=Sunday – 6=Saturday)
|
KONEKTIVITAS PHP DENGAN MYSQL
A. Tujuan :
- Memahami langkah-langkah koneksi PHP dengan MySQL.
- Memahami perbedaan pengambilan record dari database.
B. Dasar Teori
Langkah-langkah koneksi PHP-MySQL
1. Membuka koneksi ke server MySQL
mysql_connect()
Digunakan untuk melakukan uji dan koneksi kepada server database MySQL.
Sintaks :
$conn : adalah nama variabel penampung status hasil koneksi kepada database.
host : adalah nama host atau alamat server database MySQL.
username : adalah nama user yang telah diberi hak untuk dapat mengakses server database.
password : adalah kata sandi untuk username untuk dapat masuk kedalam database.
2. Memilih database yang akan digunakan di server
mysql_select_db()
Digunakan untuk melakukan koneksi kepada database yang dalam server yang berhasil dikoneksi dengan perintah mysql_connect().
Sintaks :
$db : berisi status koneksi kepada database.
$conn : merupakan koneksi kepada server database yang berhasil.
namadatabase : adalah nama database yang akan dikenai proses.
3. Mengambil sebuah query dari sebuah database.
mysql_query()
Digunakan untuk melakukan eksekusi perintah SQL untuk memanipulasi
database yang berhasil dilakukan koneksinya menggunakan mysql_select_db().
Sintaks :
$hasil : akan berupa record set apabila SQL Statement berupa perintah select.
Contoh SQL Statement : ”SELECT * FROM MAHASISWA ORDER BY NIM”
4. Mengambil record dari database
a. mysql_fetch_array()
Digunakan untuk melakukan pemrosesan hasil query yang dilakukan dengan perintah mysql_query(), dan memasukkannya ke dalam array sosiatif, array numeris atau keduanya.
Sintaks :
$row : adalah array satu record dari record $hasil yang diproses
nomor record sesuai dengan nomor urut dari proses mysql_fetch_array yang sedang dilakukan.
$hasil : adalah record set yang akan diproses.
b. mysql_fetch_assoc()
Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanya saja array yang dihasilkan hanya array asosiatif.
Sintaks :
c. mysql_fetch_row()
Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanya saja array yang dihasilkan hanya array numeris.
Sintaks :
d. mysql_num_rows()
Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah record yang ada pada database.
Sintaks :
$jml : akan memiliki nilai sesuai dengan jumlah record yang ada.
Desain Web Mobile dengan jQuery Mobile
A. Tujuan
- Mahasiswa memahami tentang jquery mobile
- Mahasiswa memahami interkoneksi antar halaman
- Mahasiswa memahami pembuatan aplikasi jquery
- Mahasiswa mampu menampilkan aplikasi yang dibuat di emulator mobile
B. Dasar Teori
jQuery Mobile adalah framework berbasis jQuery yang memudahkan kita untuk membuat web app untuk mobile. Selain jQuery mobile sebenarnya banyak framework lain yang dapat digunakan seperti Sencha, jTouch, DHTMLX Touch, Jo dan lainnya. Kelebihan jQuery adalah:
1. Support banyak platform: Webkit (Android, iOS, Opera, Chrome), Firefox mobile, Windows Phone, Blackberry, Bada, Meego.
2. Berbasis JQuery yang populer.
3. Penggunanya banyak dan forum aktif.
jQuery Mobile menyediakan komponen UI widget seperti button, listview, header dan elemen form dan navigasi.Kode ini dibangun oleh jQuery dan terus dikembangkan oleh pengembangnya secara aktif untuk memperbaiki bug-bug yang ada diaplikasi ini. Banyak fitur yang ditawarkan dalam framework ini termasuk dukungan HTML5, Ajax-powered navigasi link, dan sentuhan/atau navigasi gesekan.
Sebelum melakukan praktikum Desain Web Mobile dengan jQuery Mobile ini, yang perlu disiapkan adalah:
a. jquery.mobile-1.4.5.min.css
b. jquery-1.11.1.min.js
c. jquery.mobile-1.4.5.min.js
d. images
e. Web Browser